ABG Rela Jual Perawan Demi HP Baru


ABG Rela Jual Perawan Demi HP Baru



Agen Poker Online - Karena ingin bergaya hidup mewah, seorang anak perempuan berinsial AS (15), mencari uang dengan cara menjadi pekerja seks komersial (PSK).

Siswi kelas 3 SMP yang bermukim di Delitua, Sumut ini bahkan merangkap sebagai mucikari (germo) bagi rekan sebayanya.

REMEJA perempuan itu ditangkap setelah kedapatan menjajakan temannya, TP (15). Kepada penyidik, AS dan TP memiliki alasan yang sama.

Agen Kiukiu Online - Keduanya mengaku nekat melakukan tindak pidana human trafficking (jual beli munusia) untuk tampil mewah dan memenuhi kebutuhan hidup hedonis.

"Mereka mengaku hasil penjualan (human trafficking) untuk gaya hidup berlebih dan mewah. Seperti beli hp terbaru dan memanjakan diri ke salon," sebut Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Helfi menyebut alasan para remaja belia itu, Kamis (28/1).

Agen Domino Online - Pelanggaran human trafficking ini awalnya diketahui petugas setelah mendapat informasi soal adanya kegiatan tersebut dari warga. Selanjutnya informasi itu didalami.

Petugas melalui seluler menyamar sebagai lelaki hidung belang menghubungi AS dan melakukan pertemuan dan kesepakatan harga. AS menawarkan Rp 10 juta untuk harga perawan rekannya, TP, dalam pertemuan yang berlangsung di KFC Kampung Baru Jalan Katamso. Namun akhirnya harga disepakati senilai Rp 7 juta.

Setelah sepakat dengan AS, petugas menyerahkan uang Rp 1 juta sebagai panjar. Sisanya akan dibayar saat petugas yang menyaru bertemu dengan wanita yang dijanjikan (TP).

Agen Capsa Online - Rencananya, dari hasil penjualan perawan itu, AS mendapat komisi Rp 2 juta, sedangkan TP mendapat sisanya.

Akhirnya petugas dan AS menuju hotel Lorena di Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan untuk bertemu TP yang dijanjikan AS. Setelah masuk ke satu kamar hotel, petugas bertemu dengan TP (15).

Saat itulah petugas langsung mengamankan AS sebagai pelaku dan TP yang disebut sebagai korban. Petugas juga turut mengamankan uang tunai Rp 1 juta dan 4 unit Hp dari AS dan TP

"Informasi ini awalnya kami dapat dari warga, lalu kami dalami dan kemudian kami lakukan undercover (penyamaran). Akhirnya mengamankan pelaku dan korban dari hotel di Jamin Ginting," kata Helfi.

Agen aduQ Online - Tak hanya itu, petugas turut memanggil dua orang wanita yang dijadikan saksi, masing-masing ADP (17) , dan PR (18), keduanya warga Jalan Cinta Karya, Medan Polonia. Diduga, kedua wanita ini juga pernah dijual oleh pelaku. Namun informasi itu belum bisa dipastikan pihak kepolisian.

"Selain As dan TP kami juga memang ada memanggil kedua wanita itu sebagai saksi. Tetapi keterlibatannya dengan pelaku masih kita dalami," sebutnya.

Disinggung soal berapa lama AS melakukan tindak pidana human trafficking dan berapa wanita yang pernah dijual, Helfi menyebut hal itu masih diselidiki.

"Masih diperiksa, kami menduga ada perempuan lain yang pernah dijual pelaku. Dalam hal ini, pelaku hanya menjual korban yang dikenalnya, termasuk teman sekolah dan teman sepermainannya," kata Helfi.



0 comments: