Cewek PSK Ini Dijual Mucikarinya Melalui Facebook


Cewek PSK Ini Dijual Mucikarinya Melalui Facebook

Poker Online - Parmiasih (29) mnjadi buruan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya. Warga Jalan Arjuno, Surabaya ini diduga menjalankan bisnis prostitusi menggunakan media sosial Facebook (FB). Anggota Unit PPA mengendus bisnis Pamiarsih pada Selasa (2/2/2016) pagi. 

Kiukiu Online - Dua wanita yang diduga anak buah Pamiarsih, Nila (26), dan Putri (25) ditangkap di sebuah hotel di Surabaya Selatan. Saat ditangkap petugas, kedua pelacur itu sedang melayani pria hidung belang. Putri mengaku baru sekali ini melayani pria hidung belang dari Pamiarsih. Sebelum melayani pria hidung belang, Putri memang sudah diberitahu tugasnya. Kepada Putri, Pamiarsih sebagai mucikari prostitusi online berjanhi menjajakan wanita ini seharga Rp 1,3 juta. “Dia belum menyebutkan pembagiannya,” kata Putri.

Domino Online - Sementara itu, Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni mengungkapkan, sebenarnya Pamiarsih ada di lobi hotel saat dua anak buahnya itu melayani tamu. Tapi Pamiarsih langsung melarikan diri sebelum petugas datang. Menurutnya, Pamiarsih mencari pelanggan melalui akun FB miliknya. Awalnya Pamiarsih memajang foto seluruh anak buahnya. Pria hidung belang yang tertarik kepada salah satu anak buahnya langsung berkomunikasi via chatting. “Chatting ini hanya komunikasi singkat. Tersangka langsung minta nomor telepon pelanggan, dan komunikasi dilanjutkan via ponsel,” kata Ruth.

Capsa Online - Setelah sepakat harga, Pamiarsih minta pria hidung belang itu menunjukan hotel yang menjadi tempatnya menginap. Pamiarsih yang akan mengantar anak buahnya ke hotel itu. Tapi Pamiarsih tidak langsung membawa anak buahnya ke kamar pelanggan. Pamiarsih dan pelanggan itu bertemu di lobi hotel. 

aduQ Online - Dalam pertemuan ini, pelanggan memberikan uang muka Rp 800.000. Setelah uang muka dibayar, baru pelanggan itu bisa minta pelayanan anak buahnya.
Rencananya sisa pembayaran akan diberikan setelah anak buahnya usai melayani pria hidung belang itu. “Dua korban ini dari Jember dan Malang. Kami belum tahu tersangka memiliki anak buah lain atau tidak,” tambahnya.



0 comments: